Malam
itu, seperti kebanyakan malam yang biasa kita lalui dengan secangkir kopi dan
obrolan seputar persoalan serius sampai hal remeh temeh. Waktu menunjukkan
pukul 22.30 WIB obrolan itupun kami sepakati untuk diakhiri. Beberapa sahabat
masih disana, sedang kami (saya dan Lely) berdua bersepakat untuk berkunjung
dalam acara tadabbur alam yang dilakukan oleh PMII Rayon Teknokes UNEJ.
Lokasinya di PDP Gunung Pasang Panti Jember.
Sekitar
pukul 23.00 WIB kami baru bisa berangkat menuju lokasi, karena ada beberapa
barang dan perlengkapan lain yang perlu kita bawa, sehingga perlu mampir di
kontrkan dan kos terlebih dahulu. Sebelum berangkat, saya menghubungi seorang
teman yang rumahnya tidak bergitu jauh dari PDP Gunung Pasang. “Jalur masuk PDP
Gunung Pasang aman kalo malem?” demikian pesan singkat saya kirim. “Aman kok
kak”, pesan balasan dari seorang teman itu.
Berbekal
keyakinan dan niat ingin berkunjung dan menemani pada acara sahabat-sahabat,
yang sudah kami anggap sebagai adik kandung ideologis tentu, kami berangkat.
Bismillah… Lely tidak seperti yang saya khawatirkan akan sangat ketakutan pada
saat memasuki daerah perkebunan. Namun ternyata tidak sama sekali, malah dia
